Basuki mengungkapkan bahwa hubungan dia dengan para petinggi Partai Gerindra tetap baik meskipun pada 2014 lalu dia memutuskan keluar dari partai yang membawanya menduduki kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta tersebut.
"Saya dengan Gerindra baik-baik saja, dengan Pak Hashim, Pak Aryo, Pak Prabowo baik loh," kata Basuki saat ditemui di Cilincing, Selasa (1/3).
Menurut Ahok, sapaan Basuki, hubungan baik tersebut masih terus dia jaga hingga sekarang. Bahkan Ahok mengaku bahwa dirinya sering makan siang bersama petinggi Partai Gerindra tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya Ketua Umum sekaligus Ketua Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prabowo Subianto membuka pintu yang selebar-lebarnya untuk berkoalisi dengan partai lain dalam menghadapi Pemilihan Gubernur DKI Jakarta.
Bahkan Prabowo membuka kemungkinan untuk berkoalisi dengan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang merupakan bekas kader Gerindra.
Menurut keponakan Prabowo itu, dalam menghadapi Pilgub Jakarta 2017 nanti segala kemungkinan bisa terjadi. “Apapun bisa terjadi. Gerindra bisa saja berpasangan dengan Ahok,” kata anggota Komisi VII DPR ini.
Lihat juga:Gubernur Ganjar Isyaratkan Enggan Maju DKI-1 |
Bagi Prabowo, ujar Aryo, yang penting Gerindra mendapatkan calon dan pasangan calon yang terbaik dan bisa memenangkan Pilgub Jakarta. “Kebijakan Partai Gerindra adalah mendapatkan calon yang terbaik,” ucap Aryo.
Aryo menyatakan calon gubernur dan calon wakil gubernur yang akan diusung Gerindra tidak harus berasal dari putra Betawi. “Tidak seperti itu. Pak Prabowo juga tidak mengharuskan seperti itu,” kata Aryo. (sip/sip)