"Dari hasil dialog dengan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri, Bu Risma menjawab punya tanggung jawab untuk memenuhi seluruh komitmen kerakyatan yang dijanjikan pada periode kepemimpinannya," ujarnya ditemui usai menjadi narasumber Seminar Nasional Kembali ke Pancasila yang digelar Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim di Surabaya, seperti dilansir Antara, Selasa (1/3).
Kendati demikian, ia menilai bahwa politik adalah dinamis dan masih mencermati peta politik di DKI, sekaligus mengusulkan dinamika-dinamika yang ada.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara umum, DPP PDIP saat ini masih menjaring sejumlah nama-nama yang disiapkan untuk maju sebagai calon Gubernur DKI melalui mekanisme internal.
Di tingkat pusat saat ini sudah ada sembilan nama yang masuk dalam penjaringan, termasuk lima di antaranya berasal dari kalangan internal, salah satunya Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat.
"Pak Ahok juga termasuk salah satu nama yang dijaring. Tapi kepastian nanti, tunggu sikap resmi dari PDIP," katanya.
Sementara itu, beberapa waktu lalu Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini telah menegaskan tidak kepikiran maju sebagai calon Gubernur DKI karena konsentrasi dan fokus membangun "Kota Pahlawan" menjadi lebih baik.
"Saya juga harus menghargai warga Surabaya yang telah mempercayai saya memimpin kembali," katanya. (antara)