Ahok mengaku telah bertemu Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan. Dalam pertemuannya itu, Zulkifli, kata Ahok, masih mempertimbangkan hasil survei penjaringan partainya.
"Beliau (Zulkifli) mau dukung tapi mau pelajari dulu. Kalau PAN melihat saya ingin kembali ke DKI, kemungkinan PAN akan dukung," ujar Ahok di Balai Kota Jakarta, Kamis (17/3).
Sementara PKB) juga diklaim Ahok akan memberikan dukungan padanya. Namun sama seperti PAN, PKB juga akan mempertibangkan hasil survei penjaringan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya Partai Nasional Demokrat (NasDem) sudah lebih dulu menyatakan dukungannya pada Ahok. Dukungan diberikan NasDem meski Ahok maju melalui jalur Independen. Sebagai bentuk dukungan, NasDem akan membantu pengumpulan KTP warga ibu kota sebagai salah satu syarat.
Mantan Bupati Belitung Timur ini juga mengklaim mendapatkan dukungan dari Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura). "Saya kira sebentar lagi Hanura akan rapat dan mendeklarasikan diri. Saya sama Pak Wiranto baik kok," ujarnya beberapa waktu lalu.
Lihat juga:Ahok Enggan Bayar Mahar ke Partai Politik |
Jika memang Ahok didukung oleh NasDem, Hanura, PAN dan PKB, maka jalur partai politik bisa ditempuh olehnya. Syarat minimal kursi partai politik di DPRD untuk mengusung pasangan calon dalam pilkada adalah 22 kursi.
Hanura saat ini memiliki 10 kursi di DPRD DKI Jakarta. Jika ditambah dengan PKB (6 kursi), NasDem (5 kursi) dan PAN (2 kursi), maka sudah terkumpul 23 kursi atau sudah melewati batas minimal. (sur)