"Saya di rapat lebih banyak diam. Saya ikut saja," kata Fahri di Gedung DPR, Jakarta. Menurutnya, dalam rapat tersebut, lima pimpinan DPR tidak ada yang berbeda pendapat.
Lima pimpinan DPR, termasuk dirinya, sepakat untuk dibentuk tim kajian dari biro hukum sekretariat jenderal DPR. Tim ini akan membahas pergantian antarwaktu dirinya dan pergantian Wakil Ketua DPR dari PKS.
Tim ini bakal bekerja selama tiga minggu dan memberikan pendapat hukum pada pimpinan DPR.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wakil Ketua DPR Fadli Zon sebelumnya mengatakan, tidak mempermasalahkan turut sertanya Fahri dalam rapat. Menurutnya, hal itu tidak mempengaruhi pengambilan keputusan.
Menurut Fadli, tidak semua surat dapat langsung ditindaklanjuti pimpinan dewan, terutama yang berproses hukum.
Alasan pemecatan adalah PKS menilai Fahri tidak disiplin dan sering mengeluarkan ucapan kontroversial dan kontraproduktif.
Rapat pimpinan tidak hanya membahas surat pemecatan Fahri. Pimpinan membahas semua surat yang masuk, termasuk surat pemecatan Kader PKS di Komisi I DPR Gamari Sutrisno. (sur)