"Saya telah memutuskan dengan berbagai pertimbangan," kata Setya Novanto saat membacakan kepengurusan inti di penutupan Musyawarah Nasional Luar Biasa Partai Golkar di Bali Nusa Dua Convention Center, Selasa (17/5).
Selain Idrus dan Nurdin, Setya menunjuk Robert Joppy Kardinal selaku bendahara umum. Setya mengharapkan nantinya dia dan tim formatur dapat membentuk pengurus dengan anggota yang benar-benar ingin bekerja.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nurdin pun menyerahkan panji-panji Partai Golkar sebagai tanda penyerahan kepemimpinan baru kepada Setya.
Di awal agenda Pra-Munaslub Partai Golkar, Nurdin diwacanakan menjadi ketua harian usai kepengurusan terbentuk. Sementara, Aburizal Bakrie diwacanakan menjadi ketua dewan pembina.
Ketua Komite Pemilihan Rambe Kamarulzaman mengatakan, posisi ketua harian dan dewan pembina, memang masuk dalam opsi kepengurusan pasca terpilihnya ketua umum yang baru.
"Tergantung di formaturnya dan tergantung ketua umum terpilih. Memang di strukturnya ada," kata Rambe di Bali Nusa Dua Convention Center, Sabtu (15/4). (pit/pit)