"Tentu keleluasaan ini penting untuk tumbuhnya demokratisasi, untuk memilih calon gubernur yang akan datang. Kami beri keleluasaan (DPD Tingkat I) untuk bisa memilih," kata Setya usai menghadiri acara buka puasa bersama di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (18/6).
Dia menyampaikan, pengurus DPP Partai Golkar tidak memberi arahan khusus kepada DPD Tingkat I dalam memilih calon gubernur. Dia yakin pihak DPD Tingkat I akan memilih calon yang terbaik. Setya menyebut DKI sebagai barometer sejumlah masalah daerah di Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia mengatakan, mekanisme memilih calon gubernur yang akan diusung telah diatur dalam petunjuk pelaksana DPP Partai Golkar. Setelah DPD Tingkat I merekomendasikan kepada DPP terkait calon yang telah dipilih, pada akhirnya pihak DPP yang akan memutuskan dengan pertimbangan yang matang.
Setya menghormati saran yang disampaikan oleh Dewan Pembina Partai Golkar terkait pilihan calon gubernur DKI Jakarta. Namun mekanisme pemilihan akan tetap berjalan sesuai aturan partai.
Dia menyatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan memutuskan siapa calon gubernur DKI Jakarta yang diusung oleh Partai Golkar. (pit)