"Dalam pemilihan gubernur Februari yang akan datang, sudah pasti Gerindra tidak akan mencalonkan Ahok," kata Muzani di Gedung DPR, Jakarta, Senin (20/6).
Muzani menyatakan, pertimbangan partainya tidak mencalonkan Ahok lantaran kinerja selama menjabat sebagai wakil dan gubernur, dinilai mengecewakan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Terserah tidak ada urusan. Dia mau maju, mau enggak, mau lewat partai politik atau independen tidak ada urusan," kata Fadli.
Fadli justru mengkritisi agar Ahok sebagai gubernur, segera menyelesaikan dan mempertanggungjawabkan kasus-kasus yang kini ramai menjadi pembahasan, seperti pembelian lahan rumah sakit Sumber Waras dan reklamasi.
Setelah mendapat dukungan dari Partai Golkar, Ahok mulai berani menyatakan kemungkinan maju melalui jalur partai politik. Meski belum tegas menyatakan, menurutnya, baik jalur independen maupun parpol, sama saja.
"Parpol atau independen saya mantap-mantap saja," kata Ahok saat hadir dalam Musyawarah Daerah Partai Golkar DPD DKI Jakarta, Minggu (19/6).
Soal dukungan Golkar, Gubernur DKI Jakarta itu menyambut baik. Apalagi Golkar disebutnya mendukung tanpa syarat. (obs)