Ade menilai presiden telah melakukan langkah yang tepat dengan memilih Airlangga. Hal ini, kata dia, karena Airlangga dapat memenuhi kualifikasi secara politik maupun profesional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, pertimbangan Jokowi memasukkan Airlangga dalam jajaran kementerian sudah tepat dilakukan.
Ade selanjutmya mengucapkan selamat atas perombakan terhadap sejumlah menteri dan kepala lembaga.
"Langkah presiden mendapatkan sambutan baik dari masyarakat," ujar Ade.
Presiden Jokowi mengganti sejumlah menteri dan ketua lembaga dalam jajarannya. Perombakan ini sudah masuk masa kedua dalam pemerintahannya.
Pergeseran sejumlah menteri tersebut adalah Menko Kemaritiman dipimpin oleh Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri PPA/Bappenas dipimpin oleh Bambang Brodjonegoro, Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil, adapun Thomas Lembong mengisi posisi Kepala BKPM.
Selanjutnya Wiranto mengisi posisi Menko Polhukam, Menteri Keuangan diambil alih kembali oleh Sri Mulyani, Menteri Desa oleh Eko Putri Sandjoyo, Menteri Perhubungan oleh Budi Karya Sumadi, Menteri Pendidikan oleh Muhajir Effendi, Menteri Perdagangan oleh Enggartiasto Lukito, Menteri Perindustrian oleh Airlangga Hartanto, Menteri ESDM Archandra Tahar dan Menteri PANRB oleh Asman Abnur.
(obs)