Direktur eksekutif Poltracking Hanta Yuda mengatakan duet Ahok-Djarot dalam survei mendapatkan persentase dukungan sebanyak 41,54 persen. "Angka itu berbanding jauh dengan perolehan Sandiaga-Saefullah yang hanya ada di angka 27,18 persen," kata Hanta saat merilis hasil survei terbarunya di Jakarta, Kamis (51/9).
Bahkan, perolehan angka Sandiaga-Saefullah masih kalah dibandingkan dengan jawaban "tidak tahu/tidak jawab" yang dipilih oleh objek survei.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya Hanta mengatakan jika Ahok maju di Pilkada 2017 di DKI Jakarta berpasangan dengan Heru Budi Hartono maka kemungkinan dia akan kalah jika berhadapan dengan pasangan Tri Rismaharini dan Sandiaga Uno.
Untuk diketahui, hingga kini Ahok belum menentukan siapa sosok yang akan dia pilih sebagai pasangannya untuk maju di Pilkada 2017 mendatang. Harapannya bisa disandingkan dengan Djarot terhalang sikap PDI Perjuangan yang masih belum mengambil keputusan.
Nama Risma selaku salah satu kader terbaik PDI Perjuangan sempat muncul sebagai salah satu kandidat calon yang akan diusung partai banteng.
Sementara Sandiaga Uno pun sama, dia masih mencari calon wakil gubernur yang akan dipasangkan dengan dirinya. Dia sempat mengatakan bahwa Saefullah ada di garda terdepan calon yang akan dia pilih.
Namun dalam satu pekan terakhir muncul nama Mardani Ali Sera yang diusulkan oleh Partai Keadilan Sejahtera. Bahkan PKS mengklaim Mardani Ali Sera telah disetujui oleh Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai pasangan Sandiaga.
(obs)