Minus PDIP, Ketua DPD Partai Gerindra Muhammad Taufik mengklaim bahwa Koalisi Kekeluargaan telah bersepakat untuk mengusung Sandiaga Uno guna menghadapi pasangan petahana Ahok-Djarot yang diusung PDIP plus tiga partai lain.
PDIP tak lagi tergabung dalam Koalisi Kekeluargaan setelah partai berlambang banteng itu memutuskan mengusung petahana Ahok-Djarot pada Pilkada DKI Jakarta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Koalisi Kekeluargaan head to head, kami nggak mau pecah dan tetap pada Sandiaga Uno. Enam partai akan tetap solid," ujarnya di Restoran Al Jazeera, Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (20/9).
Ketua DPD PKS tak hadir dalam pertemuan lantaran ada rapat internal partai. Hasil pertemuan itu akan disampaikan kepada partai masing-masing pada Rabu (21/9) dan keputusan akan diumumkan paling lambat pada Kamis (22/9).
Koalisi Kekeluargaan akan mendaftarkan bakal cagub cawagub pada Jumat (22/9) jam 14.00 WIB. "Wakilnya nama dari kami, di luar itu nggak akan ada," ucapnya.
Nachrowi ramli yang turut hadir mengatakan, Koalisi Kekeluargaan sepakat untuk menghargai keputusan yang telah diambil oleh PDIP untuk mengusung Ahok dan Djarot.
Perpecahan, dikatakan Nachrowi, tidak akan terjadi pada Koalisi Kekeluargaan yang saat ini hanya terdiri dari enam partai.
"Koalisi Kekeluargaan ada tujuh anak, satu anak berjalan sendiri. Yang jelas, kami enggak boleh pecah, kalau ada perbedaan ya kami hargai," ujarnya.
Lihat juga:Lika Liku Ahok Raih Dukungan Megawati |