Namun, Anies Baswedan mengklaim elektabilitasnya masih dapat naik karena kekuatannya dengan Sandiaga Uno adalah dengan saling melengkapi.
Anies juga mengklaim bahwa mereka adalah pasangan dwitunggal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan hasil survei dari Populi Center, sebanyak 51,8 persen pemilih memantapkan pilihannya terhadap pasangan tersebut. Hanya saja, angka pemilih yang dapat berubah pikiran juga tak sedikit, yaitu 43,3 persen.
Pasangan Agus-Sylvi tak kalah rawan. Dari 15,8 persen elektabilitas pasangan tersebut, terdapat 47,4 persen yang masih ragu dan berpeluang memilih calon lain.
Menurut dia, mereka tidak ingin bertarung hanya untuk memenangkan Pilkada DKI saja. Namun, apa yang mereka lakukan saat ini merupakan pola ketika mereka dapat memimpin Jakarta.
"Kami berupaya untuk menawarkan kepemimpinan di Jakarta, makanya kombinasi ketika nanti memimpin Jakarta. Bukan kombinasi sekedar untuk bisa memenangkan Pilkada,” ujarnya. (asa)