Menurut Ahok, sapaan Basuki, kehadirannya tak begitu diperlukan. Dia lebih memilih untuk menyelesaikan pekerjaannya yang menumpuk. Salah satunya menandatangani dokumen yang belum ditandatangani.
"Kayaknya enggak perlu datang deh. Aku tanda tangan enggak selesai itu dua koper dari kemarin," kata Ahok, di Balai Kota, Jakarta, Senin (24/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang wajib datang itu nanti waktu pengambilan nomor urut, enggak bisa diwakilkan, ini kan cukup tim kampanye yang datang. Karena saya masih banyak tugas, fokus kerja dulu," tutur Djarot.
"Kami akan kumpul malamnya di DPP PDIP," ujar Ahok.
Ketua KPU DKI Jakarta Sumarno menyebut tidak mempermasalahkan ketidakhadiran bakal pasangan calon kepala daerah pada kegiatan hari ini. Menurutnya, pasangan calon baru diwajibkan hadir saat pengambilan nomor urut.
"Kalau tidak hadir itu hak dari tiap-tiap pasangan. Tapi kalau besok tidak hadir nomor urut tidak bisa diambil," kata Sumarno di lokasi penetapan.
Sore ini KPU DKI Jakarta resmi menetapkan tiga pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang akan mengikuti Pilkada 2017. Tiga cagub dan cawagub yang ditetapkan adalah Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat, Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni, serta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno. (wis/obs)