"Hampir setengah responden percaya jika Presiden Jokowi tidak akan intervensi dalam proses hukum penistaan agama," kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi di Jakarta, Kamis (24/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agus-Sylvi Juara
Berdasarkan hasil survei Indikator, elektabilitas pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni unggul dengan 30,4 persen. Ahok-Djarot Saiful Hidayat 26 persen dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno sebesar 24,5 persen. Sedangkan 18,9 persen belum menentukan pilihan.
Survei ini dilakukan pada 15 sampai 22 November 2016. Ahok ditetapkan sebagai tersangka pada 16 November lalu.
Survei dilakukan kepada 798 orang dari 800 responden yang direncanakan dengan metode multistage random sampling, margin of error 3,6 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.
Sementara itu politisi Partai Gerindra Desmond Junaidi Mahesa mempertanyakan netralitas yang dimiliki oleh lembaga survei Indikator Politik Indonesia. Dia menilai, lembaga survei itu seolah melakukan kampanye untuk Ahok. (rel/yul)