Ketua Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) TPS 01 Kelurahan Anaiwoi, Adhanto Thayeb membenarkan hal itu. Dia mengatakan, pihaknya tidak melihat kehadiran orang nomor satu di Sultra itu saat pencoblosan di TPS yang tidak jauh dari rumah pribadi Nur Alam.
"Sejak pagi hingga menjelang selesainya waktu pencoblosan, kami tidak melihat Pak Gubernur, kecuali dua orang putra dan putrinya Giona (22) dan Muhammad Radan (18)," kata Adhanto seperti dikutip Antara, Rabu (15/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara Wakil Gubenur Sultra HM Saleh Lasata menyalurkan hak suara di TPS 09 Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia.
Pilkada serentak di Sulawesi Tenggara hari ini diikuti enam kabupaten dan satu kota, yakni Kabupaten Muna Barat, Bombana, Buton Tengah, Buton Selatan, Buton, Kolaka Utara dan Kota Kendari.
Seperti diketahui, Nur Alam merupakan tersangka kasus dugaan korupsi dalam perizinan tambang di provinsi Sulawesi Utara. KPK menduga, Nur Alam menyalahgunakan kewenangan sebagai Gubernur Sultra. Dia menerbitkan sejumlah aturan atau kebijakan kepada PT Anugerah Harisma Barakah yang diduga sebagai bagian dari modus korupsinya.