Desain bangku itu, kata Fahri, dibuat dengan menyesuaikan bentuk dan postur tubuh Raja Salman. Tak hanya itu, usia Raja Salman yang telah mencapai 81 tahun juga menjadi pertimbangan pengadaan bangku khusus tersebut.
“Bukan karena apa-apa. Kami menghormati tamu,” ujar Fahri di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (28/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fahri menjelaskan, dalam kunjungan perdana ke Indonesia itu, Raja Salman akan memberi pidato di Gedung Nusantara. Namun sama halnya dengan protokoler bagi kepala negara, Raja Salman akan terlebih dahulu berada di ruang tunggu hingga para peserta siap.
“Satu lift dipakai Raja dan Ketua DPR. Sementara satu lift lagi untuk pimpinan DPR yang lain,” ujar Fahri.
Fahri menuturkan, pengamanan di Kompleks DPR juga telah disiagakan. Selain personel Kepolisian, TNI, dan Pengamanan Dalam DPR, intelijen dan Pasukan Pengamanan Presiden juga dikerahkan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
“Pengamanan konsepnya DPR sebagai objek vital karena menyangkut orang penting. Paspampres membantu keamanan VIP (Very Important Person),” kata Fahri.
Sejumlah tamu undangan, seperti Duta Besar, Kapolri, Panglima TNI, dan petinggi negara juga telah dijadwalkan hadir dalam acara tersebut.
“Persiapan tinggal tunggu baliho. Untuk acara sudah 100 persen,” ujar Fahri.
Raja Salman akan tiba di DPR pukul 13.00 WIB, Kamis lusa (2/3). Ia dan rombongan dijadwalkan ada berada di DPR selama 30 menit.
Tak hanya itu, Raja Salman turut membawa serta mobil mewah Mercy tipe S600.
Selain bertemu Presiden Joko Widodo dan DPR, Raja Salman dan rombongan akan melakukan perjalanan ke Pulau Bali dan Lombok. (rdk)