Dalam peluncuran bukunya yang berjudul 'Keutamaan Jokowi', Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham mengatakan, persentase itu didasari perolehan suara Jokowi-Jusuf Kalla pada Pilpres 2014.
"Golkar sudah menargetkan Jokowi menang secara spektakuler dan lebih dari 65 persen," kata Idrus di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (30/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Golkar, kata dia, saat ini sudah bekerja untuk mensosialisasikan pemenangan Jokowi ke daerah-daerah. Hal itu disebut berbeda dengan partai lain yang masih mendiskusikan pencalonan Jokowi di 2019.
"Semua alasan Partai Golkar mendukung Pak Jokowi sebenarnya ada di dalam buku ini (Keutamaan Jokowi)," kata Aburizal alias Ical secara terpisah.
Golkar secara resmi memberikan dukungannya kepada Jokowi pada forum Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Golkar di Balikpapan, beberapa waktu lalu. Dalam dukungan itu, Golkar juga menyerahkan soal calon pendamping atau calon wakil presiden kepada Jokowi.
Dukungan kepada Jokowi di Pilpres 2019 bukan hanya diberikan Golkar. Tercatat, saat ini sudah ada sejumlah partai politik yang menyatakan dukungan kepada Jokowi, seperti Partai NasDem, PPP, Partai Hanura, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan Partai Perindo.