Penelitian perjalanan ke ruang angkasa kini banyak dilakukan berbagai pihak. Banyak ilmuwan yang mengatakan bahwa pengeluaran miliaran dolar untuk misi ruang angkasa adalah hal yang sia sia, namun Stephen Hawking memiliki pendapat yang berbeda.
Hawking mengatakan bahwa perjalanan menuju ruang angkasa sangat penting. Tidak hanya dapat mendorong kemajuan ilmiah, tapi juga sebagai bentuk ‘asuransi’ bagi kelangsungan hidup umat manusia.
Lihat juga:Eksistensi Tuhan di Mata Orang Jenius |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Satu-satunya kesempatan kita untuk bertahan adalah meninggalkan Bumi dan menyebar ke beberapa planetHawking |
Meski demikian hal itu tidak akan terjadi dalam waktu dekat, bisa dalam seratus tahun, seribu, atau bahkan sejuta tahun sebelum Bumi memang benar-benar tak bisa dihuni.
Sebagai salah satu orang paling jenisu yang masih hidup, Hawking memang sering mengeluarkan sejumlah teori yang menghebohkan. Sebelumnya ia juga sempat menjelaskan Tuhan melalui kacamata sains.
Hawking juga berbicara tentang keyakinan agamanya. Dia membenarkan bahwa dirinya adalah seorang ateis, dan mengatakan bahwa semesta diciptakan dari sebuah ketiadaan tanpa perantara Tuhan.
Lihat juga:Lebih Percaya Alien Dibanding Tuhan |
Pria yang masuk dalam daftar manusia paling jenius di dunia itu juga mengaku paham jika eksistensi Tuhan memang nyata, namun mereka (Tuhan) sangat tidak sesuai dengan ilmu pengetahuan. Hawking juga mengatakan bahwa dia percaya suatu hari nanti manusia akan mencapai ‘teori segalanya’.
“Saya pikir kita akan dapat memahami asal usul dan struktur alam semesta. Bahkan saat ini kita sudah dekat untuk mencapai tujuan itu. Menurut pendapat saya, tidak ada aspek realitas di luar jangkauan manusia,” ujar Hawking.