STEPHEN HAWKING

Lebih Percaya Alien Dibanding Tuhan

Gito Yudha Pratomo, CNN Indonesia | Rabu, 22/10/2014 13:36 WIB
Stephen Hawking tak percaya dengan keberadaan Tuhan, ia lebih percaya tentang wujud nyata alien yang kapan saja bisa datang ke Bumi. Stephen Hawking, saat berbicara di auditorium kampus Berkeley, March 13, 2007. (Justin Sullivan/Getty Images)
Jakarta, CNN Indonesia -- Fisikawan Inggris Stephen Hawking mengaku sebagai ateis, tidak percaya Tuhan. Hawking menganggap bahwa seluruh hal yang ada di alam semesta ini adalah hasil dari ilmu pengetahuan, bukan sang pencipta.

Dikutip dari Breathecast, Rabu (22/10), dibanding Tuhan, Hawking justru lebih percaya mengenai keberadan mahluk lain dari luar Bumi.

Dalam sebuah film dokumenter yang berjudul ‘Into the Universe With Stephen Hawking’, dia mengklaim bahwa alien adalah hal yang nyata, dan Hawking juga percaya bahwa terlalu berisiko bagi manusia jika ingin berkomunikasi dengan mereka.


Hawking membayangkan bahwa alien ada dalam sebuah pesawat besar yang di dalamnya terdapat peralatan canggih, dengan sumber daya modern yang dibawa dari planet asalnya.
Alien, menurut Hawking, memiliki sifat penjelajah. Para mahluk asing ini akan mengeksplorasi setiap planet yang masuk dalam jangkauan mereka, dan ini bisa berbahaya jika mereka sampai ke Bumi.

Tingkat intelegensi alien berada jauh di atas manusia. Dan jika mereka sampai ke Bumi, maka ini seperti cerita Christoper Coloumbus yang menemukan sebuah benua baru, mulai berekspansi dan membangun peradaban baru di atas peradaban yang sudah ada.

Kepercayaan Hawking terhadap alien memang tak seperti kepercayaannya terhadap keberadaan Tuhan. Bahkan, dalam sesi wawancara dengan surat kabar Spanyol, ia menjelaskan bahwa kepercayaan terhadap Tuhan sebagai pencipta alam semesta itu diciptakan oleh mereka yang tak memahami ilmu pengetahuan.

Dia melanjutkan bahwa ilmu pengetahuan menawarkan penjelasan yang lebih meyakinkan, lengkap dengan teori nyata tentang asal usul alam semesta yang tidak memperlihatkan keterlibatan Tuhan. Hawking juga tidak percaya pada mukjizat atau keajaiban.



Hawking adalah fisikawan asal Inggris. Dia menderita penyakit Amylotropic Lateral Sclerosis (ALS) sejak lama dan kini hawking dapat hidup melalui teknologi dan komputer serta dapat berkomunikasi dengan menggunakan otot pipinya.
Berkat kecerdasannya Hawking telah meraih 12 gelar kehormatan seperti gelar CBE, Fellow of the Royal Society, dan Member of the US National Academy of Science.

Sampai sekarang, Hawking menjadi Director of Research di Department of Applied Mathematics and Theoretical Physics di Cambridge. Ia juga mendirikan Centre for Theoritical Cosmology.


REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK