Kelompok peretas ini beroperasi dengan nama Guardians of Peace atau GOP. Menurut laporan LA Times, email yang diterima karyawan Sony Pictures itu ditulis dengan tata bahasa Inggris yang kacau.
"Salah jika Anda berpikir bahwa krisis ini akan berakhir dalam beberapa waktu ke depan. Tidak ada harapan lagi dan Sony Pictures akan runtuh. Situasi ini hanya berkaitan dengan Sony Pictures," demikian isi email tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini, Sony Pictures masih berjuang membersihkan sisa-sisa serangan yang terjadi pada 24 November lalu.
Serangan ini terbilang sangat serius. Sebelum munculnya surel ancaman, peretas sempat mempublikasi daftar gaji 6.000 karyawan Sony Pictures. Di dokumen itu terdapat nama karyawan, lokasi, nomor identitas, nomor jaminan sosial, dan tanggal lahir.
Tak hanya milik karyawan, menurut The Wall Street Journal, baru-baru ini data jaminan sosial milik sejumlah selebritas Hollywood turut bocor. Mereka antara lain adalah aktor Sylvester Stallone, sutradara Judd Apatow, dan aktris Rebel Wilson asal Australia.
Bahkan, menurut pengakuan karyawan, serangan ini telah mengunci sistem Sony Pictures hingga memaksa para karyawan bekerja dengan pena dan kertas selama sistem masih tumbang.