Menurut laporan Bloomberg, nilai tersebut jauh melampaui kapitalisasi pasar Sony sebesar US$ 21 miliar dan Lenovo Group sebesar US$ 16 miliar.
Xiaomi, yang merilis produk perdananya pada Agustus 2011, kini menjadi perusahaan rintisan (startup) terbesar di dunia mengalahkan Uber dan Airbnb.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Xiaomi sangat agresif memasarkan produk di pasar negara berkembang. Mereka dikenal menyediakan produk dengan spesifikasi teknis mumpuni dan peranti lunak yang telah dimodifikasi dengan baik, namun produk itu dijual dengan harga terjangkau.
Menurut lembaga riset International Data Corporation (IDC), Xiaomi diklaim sebagai produsen ponsel pintar terbesar ketiga di dunia dengan pangsa pasar 5,3 persen hingga Oktober 2014.
Sedangkan Samsung dan Apple masih menduduki posisi pertama dan kedua dengan masing-masing pangsa sebesar 23,8 persen dan 12 persen.
Sementara menurut data analisis Canalys, pada awal 2014 Xiaomi mengalahkan Samsung sebagai produsen ponsel pintar terdepan di Tiongkok karena mematok harga terjangkau dan tepat sasaran menargetkan segmen pasar.