Pernyataan tersebut diungkapkan setelah perusahaan berencana meluncurkan sebuah chipset generasi terbaru yang dapat memfasilitasi kecepatan koneksi 10Gbps untuk Wi-Fi.
Menurut pihak Quantenna, kecepatan jaringan Wi-Fi menjadi tantangan besar untuk beberapa tahun mendatang. Teknologi Wi-Fi sudah jauh lebih cepat dibandingkan ketika pertama kali ditemukan. Tapi tentu saja, jangkauan terbatas yang dimiliki jaringan nirkabel ini menjadi sebuah penghalang besar dan berdampak pada kecepatan koneksi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Andrea Goldsmith, ahli teknik listrik dari Universitas Stanford, California, AS, mengatakan bahwa arsitektur dari chipset Quantenna yang akan diluncurkan pada 2015 secara signifikan dapat mendukung kemampuan transmisi data dan memungkinkan hadirnya kecepatan 10Gbps pada Wifi.
Selain itu, tahun 2015 mendatang menjadi tantangan besar bagi sisi keamanan penyedia layanan dan teknologi Wi-Fi. Menurut Wi-Fi Alliance, organisasi yang mengelola standar dan pengembangan teknologi Wi-Fi, tantangan ini akan dihadapi seiring dengan semakin pesatnya perkembangan Wi-Fi di dunia.
Risiko terbesar yang akan dihadapi adalah jaringan Wi-Fi publik yang tidak terlindungi dan rentan diretas. Semua orang dapat masuk ke dalam jaringan tersebut dan tidak bisa memastika keamanan jaringannya.
Sejauh ini, spektrum frekuensi yang umum dipakai oleh jaringan Wi-Fi adalah 2,4 GHz dan 5 GHz. Sejumlah perusahaan teknologi telah meengembangkan satu perangkat pemancar sinyal Wi-Fi yang mendukung dua spektrum tersebut.
(adt)