Tujuan para ilmuwan Inggris tersebut adalah menciptakan kehidupan di Mars dengan menanam sayur-mayur di rumah kaca yang akan memanfaatkan atmosfer dan cahaya matahari untuk proses pertumbuhannya.
"Untuk hidup di planet lain, kami harus menanam makanan di sana. Tak seorang pun pernah melakukan ini dan kami berniat untuk jadi yang pertama," ujar pemimpin proyek, Suzanna Lucarotti, dilansir dari laporan The Telegraph.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rumah kaca akan diluncurkan dari Bumi bersamaan dengan bibit selada yang dibekukan, air, nutrisi, dan sistem untuk proses atmosfer dan pemantauan elektronik.
Sementara karbon dioksida yang sangat penting bagi kehidupan tumbuhan akan disuling dari atmosfer Mars dan diproses sebelum memasuki ruang penanaman.
Setelah itu, selada akan bertumbuh tanpa tanah dan akan disuburi secara berkala oleh air dan nutrisi secara aeroponik atau bercocok tanam di udara .tanpa penggunaan tanah.
Lucarotti juga mengatakan bahwa rencana ini secara teknis layak dilakukan dan ada potensi berhasil demi membawa kehidupan kompleks di planet luar Bumi.
Kompetisi Mars One diikuti oleh 35 universitas dari seluruh dunia. Salah satu kandidat 10 besar lainnya berasal dari Universitas Ohio yang menciptakan tabung bernama GreenBox. Tabung ini mampu mengubah urine menjadi air minum siap konsumsi.
Dalam Mars One sendiri, nanti ada empat manusia yang dikirim ke Mars pada 2024 sebagai pelopor lahirnya koloni manusia di planet merah tersebut. (adt/eno)