Melalui pembaruan sistem operasi terbarunya, BlackBerry memutuskan untuk tak lagi mendukung fungsi Flash. Banyak pengguna yang bertanya-tanya mengapa atas keputusan produsen asal Kanada itu.
Dikutip dari Blackberryos, Blackberry mengatakan bahwa penghapusan dukungan Flash Player ini karena adanya pergeseran dukungan konten mobile web yang mulai meninggalkan Flash dan menuju HTML5.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Blackberry juga menambahkan bahwa sistem operasi Blackberry 10 selama dua tahun terakhir memiliki hasi tes HTML5 dengan skor tertinggi. Sehingga perusahaan ini mendukung untuk memberikan pengalaman berselancar yang lebih baik bagi para pengguna.
Dalam beberapa tahun belakangan, tidak adanya dukungan Flash Player pada mobile browser perangkat Blackberry lawas menjadi salah satu alasan bagi para pengguna untuk beralih ke perangkat Android.
Flash player sendiri adalah salah satu fitur tambahan untuk sebuah web browser yang diluncurkan oleh Adobe. Fitur ini berfungsi untuk menampilkan gambar bergerak pada browser seperti memutar video internet, hingga sebagai fitur pendukung untuk aplikasi chatting berbasis web.
Namun jauh sebelum keputusan BlackBerry, mendiang Steve Jobs sudah lebih dulu melepaskan flash dari semua produk Apple. Sebab, Apple menganggap, fungsi tersebut hanya akan menguras baterai ponsel dan membuat banyak celah keamanan.
(eno)