Russell Clayton, calon doktor di universitas tersebut, mengumpulkan sekitar 40 pengguna iPhone untuk melakukan serangkaian uji coba. Penelitian ini awalnya ditujukan untuk menguji keandalan pengukur tekanan darah nirkabel baru.
Percobaan pertama, para perserta diminta untuk menyelesaikan sebuah puzzle. Mereka diperbolehkan menggunakan iPhone sebagai alat bantu. Kemudian percobaan kedua melakukan hal serupa namun tanpa bantuan iPhone.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bukan cuma tingkat kecemasan yang naik, para perserta juga memiliki kinerja yang menurun saat terpisah dari iPhone. Seperti dikutip dari CBS News, Sabtu (10/1).
Meski percobaan tersebut dilakukan terhadap para pengguna iPhone, tak terututp kemungkinan akan berdampak sama juga dengan para pengguna ponsel pintar lainnya.
(eno)