Pembuatan satelit kecil ini akan dibantu oleh mantan eksekutif Google, Greg Wyler, berlokasi di Seattle, Amerika Serikat.
Musk dan Wyler sempat mengumumkan soal satelit ini pada November lalu, yakni bakal membangun sebanyak 700 satelit dengan berat kurang dari 113 kilogram. Setiap pembangunan satu satelit rencananya tidak akan memakan biaya lebih dari U$ 1 juta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sama halnya dengan roket, kami akan mencoba dan melakukan segala proses untuk satelit," ujar Musk pada konferensi pers di markas SpaceX.
Musk juga sempat menuturkan rencana membocorkan detil lebih jauh soal pesawat antariksa buatan SpaceX di penghujung 2015 yang akan mengantarkan awak ke Mars pada pertengahan 2020-an.
Wyler yang dulu berada di divisi satelit untuk Google, kini ia dikenal sebagai pendiri WorldVu Satellites. Ia memanfaatkan spektrum frekuensi radio yang bisa digunakan oleh satelit untuk menyediakan internet kepada masyarakat.
Musk dikenal sebagai pengusaha yang kerap merealisasikan ide-ide brilian. Sebelumnya ia turut mendirikan perusahaan penyedia pembayaran online PayPal dan kini menjadi pendiri sekaligus di Tesla Motors, yang mengembangkan mobil listrik.
Tak heran ia sering disamakan dengan Tony Stark dalam dunia nyata. Dalam komik dan film, Tony Stark adalah tokoh yang membuat peralatan canggih dan berada di balik sosok superhero Iron Man.
(adt/eno)