Musk memang salah satu miliuner teknologi yang punya cara berpikir unik, aneh, dan terkadang sulit diterima. Tak heran jika banyak yang menjulukinya seperti sosok Tony Stark di dunia nyata.
Impian terbaru Musk adalah menciptakan koneksi internet antar planet, tujuannya dari bumi ke planet Mars atau ke Bulan. Terkesan aneh memang, tapi proyek ini kemudian direspons oleh sejumlah perusahaan teknologi dunia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pilihan Redaksi |
Dengan bergabungnya sejumlah nama besar di atas, kehadiran internet lintas planet jadi semakin nyata. Masalahnya tak banyak yang mengerti untuk apa repot-repot membuat infrastruktur tersebut.
“Saya tidak melihat ada orang lain yang mau melakukannya (membuat jaringan-red),” kata Musk, dikutip dari The Verge, Selasa (20/1).
Musk memperkirakan bahwa dalam 100 tahun ke depan Mars akan dihuni oleh sedikitnya oleh satu juta warga Bumi. Dan sudah pasti mereka akan membutuhkan berbagai alat komunikasi, termasuk internet.
Meski demikian, jaringan internet yang direncanakan Musk tak hanya fokus untuk koloni yang belum nyata di Mars. Sebaliknya, infrastruktur itu juga bisa dipakai warga bumi untuk akses internet yang lebih luas. Bahkan dengan rata-rata kecepatan yang cukup baik.
“Secara teori kecepatannya akan sama dengan fiber optik yang dipakai untuk koneksi internet,” tambah Musk seperti dilansir Enterpreneur.
Jadi dengan kata lain, mega proyek keroyokan antara Google dan Musk memang bertujuan untuk membangun internet lintas planet. Namun pembangunan ini juga bisa dimanfaatkan manusia bumi untuk fungsi yang sama, terhubung melalui internet.
(eno)