John Greenewald menghabiskan hampir 20 tahun untuk meneliti UFO. Ia juga tanpa henti berusaha untuk meminta data soal benda tak dikenal itu melalui Freedom of Information Act. Usahanya berhasil, dan kini data tersebut dipublikasikan melalui Arsip Nasional Washington D.C.
Greenewald menyatukan seluruh data yang ia dapat ke dalam buku digital setebal 129.491 halaman. Dinamakan Project Blue Book Collection, data itu terdiri lebih dari 10 ribu kasus, ditarik dari tiga studi Angkatan Udara AS yang terpisah, di antaranya Project Sign (1947-1948), Project Grudge (1949-1951), dan Project Blue Book (1952-1969).
Lihat juga:Lebih Percaya Alien Dibanding Tuhan |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian penampakan yang disaksikan seorang pilot bernama Kenneth Arnold di tahun 1947 silam, berlokasi di pegunungan Cascade Range. Ia melihat sembilan piringan cawan terbang di sekitar pegunungan tersebut.
Menurut Arsip Nasional AS, ada 12.618 penampakan UFO dilaporkan ke Project Blue Book saat studi tersebut sedang bermarkas di Wright-Patterson Air Force Base di Dayton, Ohio. Dari jumlah tersebut, ada 701 penampakan yang tidak teridentifikasi.
Lihat juga:Fakta Seputar UFO dan Alien |
"Saya sangat menyukai sejarah. Saya pikir hal-hal seperti ini seharusnya bisa diperoleh," ujarnya, dikutip dari laporan CNN. "Rahasia bukanlah hal yang buruk, menurut saya kita perlu tahu mengenai hal ini dan sudah seharusnya terdapat di buku sejarah."
Sebelumnya, serangkaian penolakan proyek penelitian UFO sempat terjadi, karena dianggap belum benar-benar ada UFO nyata yang dilaporkan dan diinvestigasi oleh Angkatan Udara yang memberikan indikasi ancaman bagi keamanan nasional.
Lihat juga:Benarkah Ada Manusia di Planet Mars? |