Foto-foto itu direkam oleh Dawn pada 13 Januari lalu dan baru dirilis pada Senin (19/1) kemarin. Gambar yang diambil dari jarak 383.000 kilometer dari Ceres itu masih blur. Tapi ia masih lebih tajam ketimbang gambar yang direkam pada Desember 2014.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dawn terbang makin mendekati Ceres dan diperkirakan tiba di orbit planet itu sekitar 6 Maret mendatang.
“Kami ingin tahu kejutan apa yang bakal diperlihatkan dunia misterius ini,” ujar Russell lagi.
Ceres ditemukan oleh ahli astronomi dari Sisilia, Giuseppe Piazzi, pada 1801, dan disebut sebagai planet pada awalnya. Tetapi ilmuan kemudian mengkategorikannya sebagai asteroid karena berada di sabuk asteroid. Pada 2006, klasifikasi Ceres berubah lagi jadi planet kerdil atau dwarf planet.
Kalau ingin mendapat status planet penuh, harus ada unsur gravitasi di planet tersebut. Sampai kini, Ceres punya dua klasifikasi, sebagai asteroid dan planet kerdil. Misi Dawn diluncurkan untuk makin mengungkap misteri Ceres.
Pada awal tahun ini, ilmuwan mengklaim telah menemukan air di Ceres. Indikasinya dari temuan uap air yang meletus ke langit. Uap air ini diduga berasal dari geiser es yang berbentuk seperti gunung api. Diduga ada atmosfir di Ceres dan para ilmuwan menduga-duga, apakah ada samudera atau perairan di bawah permukaan Ceres.
(ded/ded)