Banyak pengguna yang sebelumnya memakai VPN, mengeluh tidak bisa mengakses situs web atau aplikasi yang sebelumnya bisa mereka akses. Layanan VPN yang diblokir antara lain Astrill, StrongVPN dan Golden Frog.
"Kami sedang bekerja keras untuk menyelesaikan masalah pada beberapa server tertentu yang tidak bekerja di Tiongkok," kata perusahaan StrongVPN, salah satu penyedia jasa yang ikut diblokir.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemblokiran ini merupakan hasil peningkatan kinerja yang dilakukan oleh badan sensor setempat. Dengan melakukan beberapa langkah teknis, akses menuju layanan VPN dari dalam Tiongkok kini telah diblokir.
Selama ini, VPN digunakan sebagai jembatan bagi para pengguna untuk mengatasi larangan ketat pemerintah Tiongkok pada para penyedia konten. VPN juga banyak digunakan oleh perusahaan asing yang beroperasi di Tiongkok.
Pemerintah setempat tetap memberikan izin operasi pada beberapa perusahaan VPN dengan syarat mendaftarkan diri pada Departemen Perindustrian.
Ini bukan pertama kalinya Tiongkok menindak penggunaan VPN yang ilegal. Pada tahun 2012 lalu hal yang sama dilakukan pada beberapa pengelola VPN yang tidak terdaftar di Departemen Perindustrian. Namun pada saat itu para pengelola kemudian sepakat untuk mengikuti aturan yang berlaku dan kembali beroperasi.
(adt/eno)