Ketika para peneliti berhasil menemukan kehidupan tersembunyi dari kumpulan 20 jenis ikan, krustasea, dan ubur-ubur dengan melakukan pengeboran sedalam 740 meter, mereka mengaku terkejut karena area tersebut terbilang esktrem.
Mengutip laporan Inquisitr, seorang ahli mikrobiologi dari Universitas Negeri Louisiana Brent Christner, menuturkan bahwa masih belum ada alasan logis bagaimana makhluk laut tersebut mendapat energi dan dari mana asal energi bisa datang ke dasar laut.
Lihat juga:Udang Simpan Informasi Keberadaan Alien |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Keadaan di mana makanan tersedia hanya untuk jangka pendek dan susahnya mendapatkan energi adalah hal sulit. Ini adalah tempat yang sulit untuk hidup -- tanpa sinar matahari, minim mikroba yang mengandalkan energi kimia, serta ketersediaan mineral yang bisa didapatkan dengan cara memindahkan es di atasnya," jelas Christner.
Sumber berita Science Times mewartakan, temuan kehidupan bawah laut tersebut diklaim sebagai salah satu ekosistem paling ekstrem di dunia. Para peneliti menemukan ekosistem tersebut menggunakan kamera Deep-SCINI pada kedalaman 850 kilometer di bawah Ross Ice Shelf, bongkahan es terbesar di Antartika setebal 2.428 kaki.
Ikan dan krustasea yang mereka temukan telah berkembang di dasar laut es penuh bebatuan ternyata menjadi lokasi selatan terjauh yang pernah mereka jelajahi. Sebagian besar jenis ikan yang ada di sana adalah ikan merah muda transparan (translucent fish) dengan panjang 20 sentimeter.
Kehidupan tersembunyi itu berada di batas antara lapisan es mengambang dan dasar laut sekitar 33 meter dari laut lepas dengan suhu sekitar -2 derajat Celcius. Para peneliti mengambil sampel untuk membantu mereka dalam penyelidikan mengenai bagaimana lapisan es Antartika akan memberi reaksi peningkatan suhu lautan kepada seluruh dunia.
Lihat juga:Tiga Kasus Penampakan UFO yang Menghebohkan |
(eno)