Global Positioning System (GPS), WiFi dan Bluetooth seakan sudah menjadi fitur standar dalam ponsel keluaran terbaru. Sadar atau tidak ponsel tersebut membuat penggunanya mudah dilacak keberadaannya.
Tak semua orang ingin keberadaanya diketahui, terlebih lagi mereka yang melakukan bisnis ilegal. Seperti bandar narkoba yang berhasil diwawancara oleh situs Vice.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Mengenang Fitur-Fitur Ponsel Jadul |
“Saya punya tiga ponsel Nokia 8210. Ketiganya terbukti membuat saya sulit dilacak, tak seperti ponsel terbaru seperti iPhone yang membuat polisi mudah mencari lokasi Anda,” tutur K2, seperti disitat CNN Indonesia, Senin (2/2).
Selain Nokia 8210, Nokia 1100 keluaran vendor asal Finlandia itu juga menjadi ‘senjata’ andalan para pelaku kriminal. Di Eropa bahkan ponsel Nokia 1100 yang sudah dimodifikasi dijual dengan harga Rp 75 juta.
Lihat juga:Nokia 1100, Ponsel Lawas Para Pembobol Bank |
(eno)