Pendapatan bisnis perekrutan LinkedIn yang bernama Talent Solutions tumbuh menjadi US$ 369,3 juta atau setara Rp 4,6 triliun pada kuartal keempat yang berakhir pada Desember 2014 lalu.
Sementara itu pendapatan bersih perusahaan jatuh sebanyak US$ 3,1 juta dari sebelumnya US$ 3,8 juta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pada kuartal keempat, lebih dari 75 persen anggota baru yang berasal di luar Amerika Serikat datang ke LinkedIn," ujar sang CEO Jeff Weiner.
LinkedIn adalah layanan jejaring sosial dari California, Amerika Serikat yang berorientasi pada sektor bisnis. Didirikan pada Desember 2002 lalu, hingga kini digunakan untuk networking di dunia profesional.
(eno)