Situs teknologi The Verge melaporkan, Tesla telah merekrut setidaknya 150 mantan karyawan Apple, yang termasuk para teknisi dan pengacara.
Musk sebagai salah satu pendiri sekaligus CEO Tesla dikabarkan mengambil peran dalam proses wawancara perekrutan dalam divisi pengembangan peranti lunak untuk mobil listrik dan mobil pintar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peran peranti lunak sifatnya penting untuk mengendalikan mobil berteknologi tinggi sehingga menjadi bagian lebih besar di dalam nilai produknya.
Malah, Musk sendiri mengatakan bahwa karyawan Apple seringkali tertarik dengan tawaran gaji sebesar US$ 250 ribu atau setara Rp 3,16 miliar dan kenaikan gaji sebesar 60 persen.
Baca juga: Elon Musk Bikin Satelit agar Manusia Hidup di Mars
Musk dikenal sebagai pebisnis yang punya pandangan jauh ke depan dan keberhasilannya mewujudkan ide brilian. Sebelumnya ia turut mendirikan perusahaan penyedia pembayaran online PayPal dan kini juga membangun perusahaan perakit wahana antariksa SpaceX yang punya misi membawa manusia ke planet Mars.
Ia sering disamakan dengan Tony Stark dalam dunia nyata. Dalam komik dan film, Tony Stark adalah tokoh yang membuat peralatan canggih dan berada di balik sosok superhero Iron Man. (adt/adt)