Mendapatkan OnePlus lebih sulit dibandingkan Xiaomi. Setelah konsumen melakukan pemesanan, hanya mereka yang mendapatkan undangan berupa email saja yang mendapatkan akses untuk mendapatkan produk OnePlus One.
Hal menarik lain dari OnePlus adalah soal harga. Perangkat pertama mereka dijual sekitar Rp 4,5 juta yang tentu lebih murah dibandingkan ponsel keluaran Samsung, HTC, atau Sony.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perusahaan ini membagi fokus bisnis menjadi dua unit semiotonom, satu melayani konsumen di Tiongkok dan satu lagi melayani pasar internasional. Seorang bernama Carl Pei, dipercaya memimpin divisi pasar internasional.
Selain mendapatkan uang dari penjualan ponsel, OnePlus berencana mendapatkan uang dari perusahaan yang ingin aplikasinya terpasang secara bawaan (preinstall) di ponsel OnePlus, atau dari hasil penjualan aksesori. Mereka juga sedang mengembangkan dua sistem operasi Android hasil modifikasi sendiri yang diberi nama OxygenOS dan H2OS.