Kehadiran supermoon menjadi perbincangan yang ramai di dunia maya, Rabu (18/2). Supermoon disebut hadir pada rabu malam waktu universal atau Kamis (19/2) waktu Indonesia. Dulu supermoon sempat disebut-sebut sebagai biang terjadinya bencana alam.
Kamis besok adalah datangnya fase bulan baru atau ada yang menyebutnya dengan istilah bulan mati. Bulan ini tak terlihat karena posisinya segaris dengan Bumi dan Matahari. (Baca: Imlek Besok Ditandai Bulan Super di Langit)
Bulan baru besok disebut termasuk supermoon karena ia terjadi bertepatan dengan dekatnya jarak Bulan ke Bumi atau yang dikenal dengan istilah perigee. Orbit Bulan bentuknya eliptikal sehingga dalam waktu tertentu ia akan dekat dengan Bumi dan pada waktu lain akan menjauh dari Bumi.
Tapi Jaya mengatakan, bulan baru besok belum layak disebut supermoon karena jarak Bulan ke Bumi belum terlalu dekat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Jaya, supermoon memang bisa menyebabkan air pasang lantaran gaya tarik Bulan. Ketinggian pasang pun akan berbeda dengan pasang pada saat bulan purnama atau bulan baru biasa. “Tapi tidak perlu dikhawatirkan, itu pasang biasa saja,” kata Jaya. (ded/ded)