Smartfren mengandalkan kamera depan dan kamera belakang ponsel Andromax C2s yang dibekali sensor 5 megapixel dan dukungan lampu kilat LED. Kamera depannya menyediakan lensa sudut pandang lebar yang mendukung kegiatan foto selfie.
Deputy CEO Smartfren Telecom, Djoko Tata Ibrahim mengatakan, produk seri C merupakan andalan perusahaan untuk menambah jumlah pelanggan Smartfren karena menjangkau segmen pasar menengah ke bawah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan harga terjangkau, ponsel Andromax C2s seharga Rp 850 ribu tersebut tentu tidak sepenuhnya memberikan pengalaman terbaik kepada pengguna. Layar seluas 4 inci jenis LCD WVGA dibekali resolusi yang terbilang kecil, yaitu 800 x 480 pixel, sehingga kurang sedap dipandang.
Seperti ponsel Andromax sebelumnya, produk terbaru ini dibekali fitur kartu SIM ganda yang mendukung jaringan CDMA EVDO Rev A dan satu lagi mendukung jaringan GSM namun hanya teknologi 2G.
Fitur andalan lain di ponsel Andromax C2s multi jendela saat memutar video. Misalnya, saat pengguna sedang memutar video bisa sambil membuka aplikasi peramban dan membuka layanan internet.
Smartfren mengoperasikan layanannya di Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi dengan lebih dari 6.000 BTS. Perusahaan secara bertahap meningkatkan jaringan teknologinya menuju CDMA Rev B dan sedang berjuang menuju jaringan 4G LTE agar dapat bersaing dengan operator berbasis GSM.
![]() |
(adt/eno)
