Media Engagement Oppo Indonesia, Aryo Meidianto mengatakan, pihaknya menguasai 8,8 persen pasar ponsel pintar di Indonesia pada kuartal empat 2014. Data itu ia kutip dari lembaga riset IDC.
"Kami masuk peringkat lima produsen ponsel terbesar di Indonesia. Tahun ini kami akan lebih agresif," kata Aryo dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (25/2). Namun, ia tidak mengungkap jumlah unit ponsel pintar yang dikirim.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oppo, yang beroperasi di Indonesia sejak Juli 2013, saat ini berencana membangun pabrik di kawasan Mauk, Tangerang, Banten, untuk memenuhi rencana program Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) sebesar 40 persen untuk produk ponsel pintar 4G.
Oppo telah menginvestasikan US$ 30 juta untuk membangun pabrik di Indonesia. Saat ini mereka mengklaim telah memenuhi syarat TKDN sebesar 25 persen, yang dihitung berdasarkan pembukaan lapangan kerja di Indonesia, layanan purna jual, toko retail, hingga peranti lunak dan penyediaan bahasa Indonesia di produk Oppo.
(adt/eno)