"Letaknya ada di Bandung Timur, tepatnya di Gedebage. Di sana sudah disiapkan luas sekitar 800 hektar," jelas Ridwan, usai menemui Presiden Jokowi, di Istana Bogor.
Proyek nasional yang dinamai Bandung Teknopolis ini, direncanakan oleh Ridwan akan dilakukan ground breaking pada bulan April nanti. Dia mengaku tidak akan melauncing proyek ini sebelum Presiden Jokowi memberi lampu hijau.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Infrastruktur yang dimaksud bisa jalan yang beraspal atau pasokan listrik yang memadai. "Sehingga kalau saya bawa ke investor dari luar negeri saya tidak susah, tinggal menunjukkan saja kavling mana yang mau dijadikan pusat riset atau kantor bisnis." Ujarnya.
![]() |
Soal pembebasan lahan dan tanggapan dari masyarakat sekitar wilayah Gedebage, Ridwan sudah memberikan garansi. Bahwa pembebasan ini tidak akan terkendala karena dilakukan oleh swasta dan bukan milik pemerintah.
Kawasan seperti ini memang bukan yang pertama di Asia Tenggara. Negara tetangga, Malaysia dan Singapura sudah melakukannya terlebih dahulu.
"Malaysia sudah satu dekade meninggalin kita. Namanya Cyber Jaya, sebelah Putera Jaya. Singapura sudah belasan tahun punya biopolis, Hongkong punya namanya Cyber Core, Tiongkok punya banyak. Kita saja yang tidak ada," tandasnya. (tyo/eno)
