Misteri dalam Sejarah: Dari Kapal Hantu Sampai Penerbang Solo

Deddy S, CNN Indonesia | Minggu, 08/03/2015 05:11 WIB
Misteri dalam Sejarah: Dari Kapal Hantu Sampai Penerbang Solo Bayangan pesawat Angkatan Udara Selandia Baru saat mencari Malaysia Airlines MH370. (CNN Indonesia/Reuters/Rob Griffith/Pool/Files)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pesawat Malaysia Airlines bernomor penerbangan MH370 masih belum ditemukan hingga hari ini, sejak hilang pada 8 Maret 2014. Misteri masih menyelimuti hilangnya pesawat itu sehingga menimbulkan banyak teori penyebab hilangnya.

Ada yang menduga pesawat itu jatuh di selatan Samudera Hindia, seperti yang saat ini menjadi fokus tiga negara yang masih serius mencarinya, yaitu Malaysia, Tiongkok, dan Australia. Ada juga yang menduga pesawat itu hilang diculik alien.

Misteri seperti MH370 bukan yang pertama kali terjadi dalam sejarah. Sebelumnya ada sejumlah peristiwa lain yang juga menjadi misteri terbesar dalam sejarah dunia. Ini tiga di antaranya:


1928, Kapal Hantu Kobenhavn

Kapal laut Denmark, Kobenhavn, berlayar dari Argentina pada Desember 1928 menuju Australia dengan 60-an penumpang dan anak buah kapal di dalamnya. Pada 22 Desember 1928 kapal itu melintas di Atlantik Selatan dan masih sempat berkomunikasi dengan kapal lain. Tapi pada hari itu juga kapal itu hilang.

Sempat ada cerita-cerita soal ‘Kapal Hantu’ yang terlihat samar di kabut di perairan itu. Tapi pencarian di perairan yang penuh es itu tak membuahkan hasil. Setahun berlalu dan pencarian masif sudah dilakukan, tapi nihil.
 
1872, Lenyapnya Kru Kapal Dagang Mary Celeste

Kapal dagang Mary Celeste ditemukan oleh kapal dagang Inggris Dei Gratia di perairan Pulau Azores, Portugal, pada 1872. Saat ditemukan terombang-ambing di laut, tak ada seorang pun dalam kapal itu, termasuk sekocinya. Logistiknya tercatat baru diisi 10 hari sebelum ditemukan. Ia meninggalkan New York menuju Genoa sebulan sebelum ditemukan.

Muatannya, berupa minuman alkohol, juga masih utuh. Begitu juga dengan barang-barang milik nahkoda dan krunya. Sampai kini tak diketahui nasib nahkoda dan anak buah kapalnya.

Berbagai teori bermunculan soal hilangnya para pelaut itu. Ada yang bilang mereka hilang di laut akibat efek alkohol, terkena gempa bumi dasar laut, diserang oleh cumi-cumi raksasa, atau ada serangan paranormal. Kisah Mary Celeste banyak diceritakan kembali dalam bentuk karya fiksi seperti film, novel, dan sebagainya.

1937, Penerbang Solo Earhart Hilang Tanpa Bekas

Amelia Mary Earhart adalah seorang penerbang pelopor Amerika Serikat yang hilang dalam sebuah penerbangan solo melintasi bola Bumi pada 2 Juli 1937. Dia diperkirakan hilang di dekat Pulau Howland di Samudera Pasifik. Tapi hingga kini dia tak ditemukan.

Earhart banyak melakukan penerbangan solo. Prestasinya antara lain, menjadi perempuan pertama yang terbang solo melintasi Samudera Atlantik. Dia juga menulis buku tentang pengalaman penerbangannya dan menjadi dasar berdirinya The Ninety-Nines, organisasi bagi pilot perempuan.

Pencarian Earhart terbilang masif pada saat itu. Berlangsung selama kurang lebih 17 hari, pencariannya melibatkan Angkatan Laut dan Penjaga Pantai Amerika Serikat. Pencarian dilakukan melalui laut dan udara dan menelan biaya US$ 4 juta, yang terbesar dalam sejarah Amerika Serikat saat itu.

Pesawatnya sendiri, Electra 10E yang disebut Noonan, memang akhirnya ditemukan. Earhart sendiri dinyatakan meninggal secara legal pada 5 Januari 1939. Hingga kini penyebab hilangnya Earhart dan kecelakaan itu masih menjadi misteri, meski teori terkuat adalah pesawat itu jatuh dan tenggelam.

(ded/ded)