Konektor tunggal USB Type-C ini berfungsi sebagai penghubung DisplayPort, VGA, transfer data USB 3.1, pengisi daya baterai, dan HDMI.
Keputusan Apple mengambil konektor tunggal ini dibarengi dengan fokus perusahaan terhadap teknologi koneksi nirkabel Wi-Fi dan Bluetooth.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejauh ini, para kompetitor baru memanfaatkan USB Type-C pada produk ponsel pintar dan tablet. Apple melakukan terobosan dengan menyematkan USB Type-C pada komputer jinjing.
Dalam acara jumpa pers di San Francisco, California, Amerika Serikat, Senin (9/3), Apple menjanjikan bahwa USB Type-C terbarunya akan mendukung aksesori konektor model lawas.
Nantinya, Apple akan menyediakan secara terpisah alat penghubung atau adapter dari USB Type-C menuju HDMI, VGA, pengisian daya, dan flash drive, serta bisa dimanfaatkan untuk konektor aksesor yang lebih tua. Sayangnya, di adapter tersebut tidak tersedia lubang untuk ethernet dan SD card.
Spesifikasi
MacBook desain baru dari Apple ini nampaknya akan menggantikan posisi MacBook Air. Bagaimana tidak, komputer jinjing ini mempunyai tebal hanya 13.1 mm saja atau 24 persen lebih tipis dari MacBook Air.
Senior Vice President of Worldwide Marketing Apple, Philip Schiller, mengatakan bahwa MacBook 12 inci dibekali layar teknologi Retina Display resolusi 2.304 x 1.440 pixel. Ia mengklaim layar ini membuat perangkat lebih hemat daya 30 persen dibandingkan generasi sebelumnya.
Perusahaan juga mendesain ulang touchpad yang mampu mendeteksi gerakan lebih banyak dan lebih sensitif. Teknologi ini diberi nama Force Touch.
MacBook ini didukung dengan prosesor Intel Core M Broadwell yang didukung oleh RAM 8 GB, media penyimpanan data SSD berkapasitas mulai dari 256 GB dan rencananya akan mulai dipasarkan pada 10 April 2015.
Soal harga, MacBook 12 inci dijual mulai dari US$ 1299 atau setara Rp 17 juta dengan pilihan warna gold, space gray dan silver. Mirip jajaran warna yang dipunyai oleh iPhone dan iPad terbaru. (adt)