Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terus menunjukkan tren yang melemah. Berada di kisaran Rp 12.400 per USD pada awal tahun 2015, kini kurs sudah mencapai kisaran Rp 13.000 per dolar AS.
Menurut sejumlah analis, tren pelemahan ini akan terus berlangsung setidaknya pada semester pertama tahun ini. Tren melemahnya nilai mata uang rupiah ini tentu berimbas pada berbagai sektor industri dan mempengaruhi pasar, termasuk perusahaan gadget dan elektronik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak seperti sejumlah pemain lain di industri IT yang terpaksa harus menaikkan harga produknya, ASUS Indonesia belum mengambil langkah tersebut," tambah Juliana, dalam keterangan resminya, Selasa (10/3).
Juliana mengklaim dampak kenaikan dolar bisa diatasi dengan sistem distribusi dan strategi marketing Asus yang dirasanya cukup efisien. Sehingga masih bisa mempertahankan harga produk-produk mereka dipasaran.
(eno)