Dalam dokumen itu, BNI disebut-sebut menjadi salah satu contoh kesuksesan National Security Agency (NSA) dalam melakukan aksi mata-mata. Bersanding dengan bank lain seperti Zaad Financial, Kabul Bank dan lainnya.
Tak dijelaskan memang apa tujuan NSA mengintai bank plat merah itu. Namun dalam dokumen yang didapat CNN Indonesia itu juga tertulis bahwa NSA menyadap bank BNI yang menggunakan jaringan Virtual Private Network (VPN) Telkom.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Harry, yang pernah menjadi salah satu tim keamanan sitem KPU pada pemilihan Presiden lalu, menganggap sangat mudah bagi pemerintah AS untuk melakukan penyadapan di internet. Sebab banyak produk teknologi, baik hardware atau software yang berasal dari Negeri Paman Sam itu.
"Kan bisa saja mereka (vendor-red) menaruh backdoor untuk masuk, atau malah sudah memberikan 'kuncinya',” tambah Harry.
Dokumen setebal 43 halaman yang dibocorkan Snowden diklaim berisi daftar contoh kasus penyadapan yang sukses dilakukan NSA, dan BNI dituliskan dalam daftar instansi perbankan yang pernah dibobol 2010 lalu.
(tyo/eno)