Perusahaan asal Slovakia, Aeromobil berhasil membuat mobil terbang. Kendaraan yang dipamerkan tahun 2014, malah sudah siap untuk dijual sekitar tahun 2017, atau dua tahun dari sekarang. BACA: Dua Tahun Lagi Mobil Terbang Bisa Dibeli
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Walaupun berkreasi masing-masing, ketiganya mempunyai tujuan dan maksud yang sama, yakni mengembangkan solusi altenatif untuk transportasi dan solusi mengatasi kemacetan biasa terjadi di darat. BACA: Berapa Harga Mobil Terbang Buatan Slovakia?
Teraffugia misalnya, pesawat ini masih mencari formula yang tepat agar mobil terbang tersebut bisa benar-benar berjalan di darat dan di udara. Visi perusahaan asal Boston bahkan mengembangkan kendaraannya dengan desain minimalis.
Mobil terbang buataan Terrafugia (Dok.Terrafugia) |
Model pertama dari mobil terbang Terrafugia ini diharapkan bisa dijual pada tahun 2016 dengan harga sekitar US$ 279 ribu atau setara Rp 3,2 miliar. Demikian yang dikutip dari BBC.
Mirip dengan Terrafugia, myCopter adalah ambisi Komisi Eropa bersama dengan enam insititusi pendidikan yang sudah mengerjakan personal aviation vehicles (PAV) ini selama kurang lebih empat tahun lamanya.
myCopter (Dok.Mycopter) |
myCopter ini nantinya akan mempunyai desain seperti helikopter, namun dengan bentuk yang ramping. Hanya terdapat satu kursi dan tiga baling-baling untuk menopang kehadirannya di angkasa.
Belum diketahui, myCopter ini akan menjadi mobil terbang secara komersial untuk segera dijadikan sarana lain transportasi. (tyo/adt)
Mobil terbang buataan Terrafugia (Dok.Terrafugia)
myCopter (Dok.Mycopter)