"Tak bisa dipungkiri, ponsel pintar sudah menjadi kebutuhan gaya hidup. Orang pakai itu pertama untuk browsing, yang kedua untuk hiburan seperti musik dan video. Ini fenomena menarik sekaligus celah," kata General Marketing Blaupunkt Indonesia, Julio Sanjaya saat ditemui CNN Indonesia di Jakarta, Rabu (1/4).
Sadar memiliki teknologi audio dan video yang mumpuni, Blaupunkt lalu merancang sedemikian rupa mengenai produk ponsel pintar yang dilengkapi dengan fitur apik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Not only a smartphone, but a soundphone," begitu kira-kira yang ia tuturkan.
Dapur pacunya terdiri dari prosesor MT6592 1,7 GHz Octa-Core ARM Cortex-A7 serta layar Dragon Trail 5,5 beresolusi FT LCD FHD, Soundphone Sonido X1+ ditenagai sistem operasi Android 4.4 KitKat.
Kamera utamanya beresolusi 13,2 MP CMOS auto focus serta LEC Flash dan kamera depan 8 MP yang mampu memproduksi video Full HD dalam format MP4.
Soundphone ini dijual seharga Rp 4,79 juta bersama dengan headphone BPA-102 yang memiliki spesifikasi SPL108 dB, frekuensi 20Hz-20KHz dan mikrofon yang membantu maksimalkan suara dari Soundphone.
![]() |
Indonesia Di Mata Produsen Teknologi Audio Jerman
Blaupunkt asal Jerman itu memilih Indonesia sebagai negara pertama yang bisa mencicipi teknologi audio mumpuni dari produk Soundphone Sonido X1+.
"Pasar smartphone itu sangat dinamis di Indonesia. Jika ada brand baru, pasti langsung diluncurkan ke sini," terang Julio.
Menurutnya, ketahanan pasar ponsel pintar di Tanah Air sangat besar ditambah masyarakat di dalamnya terus bergerak dalam perkembangan tren. Dengan kata lain, orang Indonesia sangat peka terhadap apa yang sedang diminati dan menjadikannya sebagai komponen gaya hidup.
"Kami melihat ada celah untuk memberdayakan teknologi audio yang masih sangat jarang di Indonesia. Kami membawa warisan besar teknologi audio dan video ke sini untuk melengkapi kebutuhan masyarakat," lanjut Julio.
(eno)
