Sesuai laporan dari Childwise, apa yang dilakukan anak-anak 20 tahun lalu atau sekitar tahun 1995 tentu berbeda dengan anak zaman sekarang. Dulu, mereka hanya menghabiskan waktu rata-rata tiga jam per hari di depan perangkat berlayar, itupun hanya sebatas layar televisi.
Kini di tahun 2015 rata-rata waktu yang terbuang tersebut telah tumbuh lebih dua kali lipat menjadi 6,5 jam. Anak remaja laki-laki adalah yang paling banyak menghabiskan sekitar 8 jam per hari untuk bermain gadget, sementara anak perempuan berusia delapan tahun menghabiskan 3,5 jam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Perbedaan terbesar dari era 1990-an adalah televisi dan majalah menjadi satu-satunya media bagi anak-anak untuk terhubung dengan dunia luar. Kalau sekarang? Sudah ada perangkat yang jauh berbeda, seperti tablet, ponsel, konsol game, dan mereka jadi lebih menghabiskan waktu untuk itu," ujar eksekutif penelitan Matthew Nevard, seperti dikutip dari situs Digital Trends.
Teknologi perangkat yang bisa dipakai di tubuh manusia (wearable) yang sudah mulai marak semacam jam tangan pintar dan headset virtual reality diprediksi akan menjadi sasaran empuk bagi para anak-anak di kemudian hari.