Bukan hanya pada prosesor, perusahaan konsultan teknologi Chipworks yang berbasis di Ottawa, Kanada, mengatakan bahwa Samsung juga akan menggunakan komponen buatannya sendiri untuk bagian modem dan manajemen daya sirkuit.
Samsung sengaja memperkuat bisnis semikonduktornya untuk membantu meningkatkan pendapatan perusahaan yang melemah pada 2014 lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada ponsel pintar Galaxy S6 untuk operator seluler AT&T di Amerika Serikat, Samsung memakai cip modem bermerek Shanno buatan mereka sendiri.
Dilansir dari Reuters, Samsung mendapat laba perusahaan sebesar 25 triliun won. Angka ini mengalami penurunan sebesar 32 persen dari 2013 yang mencapai keuntungan 36,8 triliun won.
Bahkan, laba pada kuartal empat 2014 juga turun 27 persen menjadi 5,3 triliun won dari periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Produsen prosesor untuk perangkat mobile, Qualcomm, mengatakan pada Januari bahwa salah satu pelanggan besar mereka menolak untuk memakai prosesor Snapdragon terbaru. Sejumlah analis mengatakan bahwa pelanggan itu adalah Samsung, tetapi Qualcomm tidak pernah menyebut nama perusahaannya.
Selain Qualcomm dan Samsung, pemain besar dalam industri prosesor mobile adalah MediaTek, Intel, dan Marvell. (adt/adt)