Badan antariksa Amerika Serikat itu akan menerbangkan pesawat bernama Solar Probe Plus ke atmosfer atas Matahari yang jaraknya sekitar 6,4 juta kilometer dari permukaan Matahari.
Selama Solar Probe Plus melewati jarak terdekat dengan Matahari, suhu luar pesawat antariksa ini diperkirakan akan mencapai sekitar 1.371 derajat Celsius. Karenanya, untuk pesawat seukuran mobil ini akan dilindungi oleh perisai setebal 4,5 inci terbuat dari perpaduan karbon.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para peneliti sejak lama memang ingin mengirim wahana antariksa ke atmosfer luar Matahari untuk lebih memahami angin surya dan material yang dibawa ke sistem tata surya. Maka, tujuan ilmiah utama dari misi ini adalah untuk mengikuti arus energi serta mencari tahu mekanisme fisik yang mempercepat angin surya dan partikel berenergi tinggi.
Rencananya Solar Probe Plus akan diluncurkan pada Juli 2018 bersamaan roket United Launch Alliance Delta 4-Heavy dari Cape Canaveral, Florida, AS.
(eno/eno)