Berdasarkan spesimen fosil, yang ditemukan di Provinsi Hebei satu dekade lalu, itu ilmuwan memperkirakan dinosaurus seperti burung sudah eksis setidaknya pada 160 juta tahun lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dinamai dengan Xi qi, yang artinya “Sayap aneh” dalam bahasa Tiongkok, Xu mengatakan fosil itu adalah dinosaurus paling awal yang memiliki kapasitas untuk terbang. Meski diduga, sang makhluk kurang berhasil terbang.
“Dia tidak (berevolusi) menjadi burung yang kita lihat sekarang, dia mencoba tapi gagal,” kata Xing. “Itu adalah sebuah eksperimen yang gagal.”
Meski ada sayapnya, belum diketahui apakah si makhluk bisa mengepakkannya seperti burung atau justru memakainya untuk meluncur saja.
Fosil itu kini disimpan di sebuah museum di Provinsi Shandong. Langkah selanjutnya adalah mencoba menemukan fosil dari makhluk yang serupa untuk makin memahami soal kemampuannya terbang.