Dalam perjalanannya, cardboard terbatas pada pengguna ponsel Nexus. Perangkat ditaruh sedemikian rupa agar mata bisa menyesuaikan gambar atau visual seolah-olah pengguna berada di dalamnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain ponsel Android yang menyokong virtual reality dan cardboard, tentu saja pengguna harus terlebih dahulu menginstal aplikasi mendukung sistem ini yang tersedia di Google PlayStore.
Pernah merasakan Google Street View? Kira-kira seperti itu pengalaman yang akan didapatkan. Sebab dengan Photosphere, momen meringkus gambar bisa diambil dengan kondisi 360 derajat.
"Sistem VR di Android ini memang sudah disesuaikan dengan spesifikasi One X seperti sensor gryscope, resolusi layar hingga kameranya. Jadi sama persis seperti menggunakan Android pada umumnya," ujar William lagi.
Sayangnya, sejauh ini Evercoss tidak membundling ponsel One X dengan cardboard, karena kacamata VR ini disebutnya bisa didapatkan secara bebas di Indonesia melalui forum-forum jual beli.
Evercoss dan cardboard (CNN Indonesia/Susetyo Dwi Prihadi) |
Selain menggunakan sistem operasi Android One, Evercoss One X dibekali layar berukuran 4,5 inci jenis FWVGA, prosesor quad-core 1,3 GHz, RAM 1GB, memori internal 8 GB yang disertai slot kartu memori eksternal, fitur kartu SIM ganda jenis Micro SIM, baterai 1.700 mAh, kamera utama 5 MP dan kamera depan 2 MP. (tyo/eno)
Evercoss dan cardboard (CNN Indonesia/Susetyo Dwi Prihadi)