Andre Borschberg, sang pilot Solar Impulse 2, telah membawa pesawat itu lepas landas dari bandar udara Nanjing menuju Hawaii pada Minggu kemarin (31/5) sekitar pukul 02:40 waktu setempat.
"Saya berdoa agar berhasil melintas Pasifik. Cuaca sedang baik, sehingga saya harap bisa mencapai Hawaii dengan keadaan stabil," ucap Borschberg sesaat sebelum lepas landas, seperti dikutip dari situs The Guardian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama penerbangan, Borschberg yang mengendalikan pesawat tenaga surya seorang diri itu setiap hari akan berada di ketinggian 28 ribu kaki dan merasakan perubahan suhu sekitar 55 derajat Celsius.
Sayapnya seukuran pesawat Boeing 747, tapi kecepatan terbang Solar Impulse 2 sama dengan mobil di darat.
Pada April lalu, Solar Impulse 2 sempat menghentikan perjalanannya karena cuaca buruk di Tiongkok sehingga harus menetap sementara di sebelah barat daya kota Chongqing.
Solar Impulse 2 lepas landas dari Abu Dhabi pada 9 Maret lalu dan sukses terbang menuju Oman, India, dan Myanmar. Tiongkok adalah tujuan keempat setelah Myanmar dan sesuai rencana, pesawat ini akhirnya terbang menuju Hawaii. (ded/ded)